Text
Kuliner Hindia Belanda 1901-1942
Wisata kuliner masa kolonialisme Belanda tergambar pada hidangan Rijsttafel yang begitu populer pada akhir abad ke-19. Apabila diartikan secara harfiah, Rijsttafel memiliki makna “Meja Nasi”. Hidangan ini berupa sajian berbagai macam masakan tradisional Nusantara dan masakan-masakan Eropa. Rijsttafel sendiri biasa disajikan di hotel-hotel dan restoran-restoran di Hindia-Belanda. Ahli sejarah kuliner dari Universitas Padjajaran Fadly Rahman berpendapat bahwa pada awalnya, Rijsttafel merupakan hidangan rumahan saja, hingga akhirnya berkembang menjadi hidangan hotel dan restoran seiring dengan semakin banyaknya orang-orang Belanda yang datang ke Hindia-Belanda.
| 012646 | 641.5 PIP k | Perpustakaan (Rak 1) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain